Sabtu, 05 November 2011

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM ENZIM KATALASE

Tujuan : 
a.         Mengetahui cara kerja enzim katalase pada hati
b.        Mengetahui pH dan suhu optimal dalam proses kerja enzim katalase

Alat dan Bahan :
1.      Tabung reaksi (5 buah ) dan rak
2.      Pembakar spiritus
3.      Pipet tetes
4.      Kayu penjepit
5.      Ekstrak hati ayam (enzim katalase)
6.      Lidi (5 buah) dan korek api
7.      Larutan Hydrogen peroksida (H2O2)
8.      Larutan NaOH
9.      Air panas
10.  Es batu

Langkah Percobaan
Adapun langkah-langkah dari percobaan sebagai berikut :
1.      Percobaan I
·         Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung reaksi yang pertama untuk keadaan normal.
·         Tuangkan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) ke dalam ekstrak hati dan tutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari yang ditutup plastik.
·         Setelah muncul banyak gelembung dan ada tekanan pada ibu jari, buka ujung tabung reaksi dan masukkan bara lidi ke dalamnya secara perlahan sampai muncul nyala api. Setelah itu, tarik dan matikan nyala apinya.
·         Ulangi proses tersebut sebanyak lima kali dan  catat banyak nyala api yang terjadi.

2.      Percobaan II
·         Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung reaksi yang kedua untuk keadaan asam.
·         Masukkan larutan HCl ke dalam tabung dan kocok secara perlahan hingga rata.
·         Tuangkan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) ke dalam ekstrak hati dan tutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari yang ditutup plastik. Setelah muncul gelembung dan ada tekanan pada ibu jari, buka ujung tabung reaksi dan masukkan bara lidi ke dalamnya secara perlahan sampai muncul nyala api. Setelah itu, tarik dan matikan nyala apinya.
·         Ulangi proses tersebut sebanyak lima kali dan catat banyak nyala api yang terjadi.

3.      Percobaan III
·         Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung reaksi yang ketiga untuk keadaan basa.
·         Masukkan larutan NaOH ke dalam tabung dan kocok secara perlahan hingga rata.
·         Tuangkan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2)ke dalam ekstrak hati dan tutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari yang ditutup plastik.
·         Setelah muncul gelembung dan ada tekanan pada ibu jari, buka ujung tabung reaksi dan masukkan bara lidi ke dalamnya secara perlahan sampai muncul nyala api. Setelah itu, tarik dan matikan nyala apinya.
·         Ulangi proses tersebut sebanyak lima kali dan  catat banyak nyala api yang terjadi.

4.      Percobaan IV
·         Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung reaksi yang keempat  untuk suhu tinggi diatas suhu kamar.
·         Letakkan tabung reaksi pada wadah berisi air panas selama 5-10 menit.
·         Setelah panas, tuangkan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2)ke dalam ekstrak hati dan tutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari yang ditutup plastik.
·         Setelah muncul gelembung dan ada tekanan pada ibu jari, buka ujung tabung reaksi dan masukkan bara lidi ke dalamnya secara perlahan sampai muncul nyala api. Setelah itu, tarik dan matikan nyala apinya.
·         Ulangi proses tersebut sebanyak lima kali dan  catat banyak nyala api yang terjadi.

5.      Percobaan V
·         Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung reaksi yang kelima  untuk suhu rendah dibawah suhu kamar.
·         Letakkan tabung reaksi pada tempat yang berisi es batu selama 5-10 menit.
·         Setelah dingin, tuangkan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) ke dalam ekstrak hati dan tutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari yang ditutup plastik.
·         Setelah muncul gelembung dan ada tekanan pada ibu jari, buka ujung tabung reaksi dan masukkan bara lidi ke dalamnya secara perlahan sampai muncul nyala api. Setelah itu, tarik dan matikan nyala apinya.
·         Ulangi proses tersebut sebanyak lima kali dan  catat banyak nyala api yang terjadi.


Tabel Pengamatan

Percobaan
Banyak Gelembung
Keadaan Bara Api
I
Sangat Banyak
Nyala bara api membesar
II
Cukup banyak
Nyala bara api tetap
III
Sedikit
Nyala bara api padam
IV
Sedikit
Nyala bara api padam
V
Cukup banyak
Nyala bara api meredup

Analisis Data
Dari percobaan di atas, terdapat 2 hal yang menjadi obyek pengamatan, yaitu banyaknya gelembung yang timbul dan keadaan bara api. Bayaknya gelembung merupakan  tanda dari berlangsungnya proses penguraian H2O2 oleh enzim katalase menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Adapun bara api yang digunakan untuk menguji larutan merupakan alat yang digunakan untuk mencari tahu kadar oksigen yang dihasilkan oleh reaksi tersebut.
Dalam proses pembakaran, diperlukan gas O2 (oksigen). Percobaan pertama dalam kondisi normal dilakukan untuk membuktikan apakah enzim katalase menguraikan H2O2  menjadi H2O dan O2. Hasil percobaan membuktikan bahwa nyala api pada tabung pertama apinya bertambah besar, hal ini menunjukkan bahwa H2Otelah terurai dan O2 berhasil terbentuk.
Pada tabung kedua hingga kelima, jumlah gelembung yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan tabung pertama dan nyala api yang dihasilkan bara api tetap, meredup bahkan padam. Ini membuktikan bahwa apabila enzim katalase dicampur dengan senyawa lain yang mengubah suasana zat atau diubah suhunya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah, kerja enzim katalase semakin menurun, karena kerja enzim katalase dipengaruhi oleh pH 7 (netral) dan suhu kamar berkisar 27ºC.


Kesimpulan
     Dari percobaan yang dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut:
1. Enzim katalase berfungsi menguraikan racun Hidrogen Peroksida  menjadi air dan oksigen sehingga tidak lagi berbahaya.
2.      Enzim katalase bekerja pada pH 7 dan suhu 27ºC.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar